Memasuki tahun ajaran baru, mencari beasiswa untuk maba 2025 menjadi prioritas utama bagi calon mahasiswa. Banyak program beasiswa bergengsi yang telah membuka pendaftaran, baik dari dalam maupun luar negeri. Artikel ini akan mengulas sepuluh rekomendasi beasiswa yang bisa kamu jadikan referensi.
Kami telah merangkum berbagai informasi dari sumber terpercaya, termasuk program dari BPSDM Kementerian PU. Pastikan kamu membaca setiap syarat dan ketentuan dengan teliti agar tidak melewatkan kesempatan emas ini.
1. Beasiswa dari Pemerintah Singapura dan Jepang (JSPP21)
Program Singapore–Japan Partnership Programme for the 21st Century (JSPP21) menawarkan pelatihan tentang pengembangan perkotaan berkelanjutan. Pelatihan ini akan diselenggarakan di Singapura pada November 2026 secara luring.
Peserta terpilih akan mendapatkan fasilitas tiket pesawat internasional, uang harian, akomodasi, dan asuransi. Kuota untuk peserta Indonesia sangat terbatas, yaitu hanya dua orang.
Persyaratan Umum
- Memiliki latar belakang pekerjaan di bidang pengelolaan perkotaan.
- Diutamakan pejabat administrator atau fungsional Ahli Madya.
- Mahir berbahasa Inggris dengan skor TOEFL ITP minimal 460 atau IELTS 5.0.
2. Beasiswa dari Pemerintah Thailand (TICA-AITC)
Thailand International Cooperation Agency (TICA) membuka program Annual International Training Course (AITC) untuk periode Agustus 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara di berbagai bidang.
Pemerintah Thailand akan menanggung biaya pelatihan, tiket penerbangan, dan akomodasi. Kuota peserta dari Indonesia sebanyak tiga orang untuk setiap program pelatihan yang dipilih.
Dokumen yang Diperlukan
- Surat pengantar dari instansi.
- Application form dan medical report.
- Sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku.
3. Beasiswa dari Pemerintah Tiongkok (RRT)
Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok menawarkan berbagai program seminar dan pelatihan multilateral pada pertengahan tahun 2026. Program ini mencakup bidang teknologi, infrastruktur, dan pembangunan.
Seluruh biaya seperti tiket pesawat, akomodasi, dan uang saku harian ditanggung oleh pemerintah Tiongkok. Calon peserta harus memiliki masa kerja minimal tiga tahun.
4. Beasiswa dari Pemerintah Selandia Baru (ELTO)
Program English Language Training for Officials (ELTO) Intake 65 mengusung tema energi terbarukan. Pelatihan ini menggunakan metode hybrid dan akan diadakan di Wellington, Selandia Baru pada awal 2027.
Peserta harus memiliki nilai IELTS antara 4.5 hingga 5.5 atau setara. Program ini sangat cocok bagi PNS yang ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sambil mendalami isu energi.
5. Beasiswa dari Pemerintah Australia (Australia Awards)
Australia Awards menawarkan short course bertema peringatan dini berbasis komunitas dan manajemen risiko iklim. Pelatihan ini akan berlangsung pada bulan Agustus 2026.
Biaya program sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Australia. Peserta harus memiliki pengalaman kerja minimal tiga tahun di bidang terkait.

6. Pelatihan dari ITU Academy
International Telecommunication Union (ITU) melalui ITU Academy menyediakan pelatihan digital gratis dan berbayar. Topik yang ditawarkan meliputi kecerdasan buatan, keamanan siber, dan transformasi digital.
Pendaftaran dapat dilakukan secara mandiri melalui laman resmi ITU Academy. Program ini sangat relevan bagi mahasiswa baru yang tertarik di bidang teknologi informasi.
7. Beasiswa dari Pemerintah India (ITEC)
Indian Technical and Economic Cooperation (ITEC) membuka program pelatihan di India pada periode Mei hingga Juli 2026. Program ini mencakup biaya pendidikan, tiket pesawat, dan akomodasi.
Calon peserta harus memiliki sertifikat TOEFL ITP minimal 460 atau IELTS 5.0. Pendaftaran dilakukan melalui website resmi ITEC.
8. Program Pelatihan dari JICA (Jepang)
Japan International Cooperation Agency (JICA) menawarkan pelatihan tentang manajemen sumber daya air terpadu. Pelatihan ini akan diadakan di Jepang pada Juli hingga Agustus 2026.
Peserta harus melampirkan TOEFL ITP atau IELTS yang masih berlaku. Program ini hanya menerima satu orang peserta dari Indonesia.
9. Beasiswa untuk Pelajar SMA dan Mahasiswa Baru
Selain program untuk ASN, ada juga beasiswa untuk maba 2025 yang disediakan oleh berbagai lembaga. Misalnya, Beasiswa Djarum dan Beasiswa Garuda yang rutin dibuka setiap tahun.
Kamu juga bisa mencari informasi tentang Beasiswa Sidoarjo 2025 atau Beasiswa Kepri 2025 jika berasal dari daerah tersebut. Pastikan untuk mengecek kalender beasiswa 2025 agar tidak ketinggalan jadwal pendaftaran.
10. Tips Mendaftar Beasiswa Internasional
Persiapkan dokumen seperti ijazah, sertifikat bahasa Inggris, dan paspor jauh-jauh hari. Pastikan semua dokumen diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris jika diperlukan.
Jangan lupa untuk mengisi formulir endorsement di laman Kementerian Sekretariat Negara jika program mensyaratkannya. Proses ini penting untuk mendapatkan rekomendasi resmi dari pemerintah Indonesia.
Kesimpulan
Mencari beasiswa untuk maba 2025 membutuhkan ketelitian dan persiapan yang matang. Manfaatkan berbagai program yang ditawarkan oleh pemerintah asing maupun dalam negeri untuk mendukung pendidikanmu.
Jangan ragu untuk mencoba mendaftar ke beberapa beasiswa sekaligus. Semakin banyak kamu mendaftar, semakin besar peluang untuk mendapatkan pendanaan pendidikan yang kamu impikan.




