Halo Adik-adik hebat kelas 4! Pernahkah kalian membayangkan betapa serunya berhitung dengan cepat dan tepat? Salah satu kunci untuk membuka dunia angka yang lebih luas adalah dengan memahami dan menguasai perkalian. Perkalian itu seperti jalan pintas untuk penjumlahan berulang. Kalau kalian sudah jago perkalian, banyak soal matematika yang jadi lebih mudah lho!
Di kelas 4, kita akan semakin sering bertemu dengan perkalian, baik perkalian bilangan yang lebih besar maupun perkalian yang melibatkan dua angka. Jangan khawatir, artikel ini akan mengajak kalian menjelajahi materi perkalian dengan cara yang menyenangkan, lengkap dengan penjelasan mendalam dan contoh soal yang pasti akan membantu kalian semakin paham. Siap? Mari kita mulai petualangan perkalian kita!
Apa Itu Perkalian?
Sebelum melangkah lebih jauh, mari kita ingat kembali apa itu perkalian. Sederhananya, perkalian adalah penjumlahan berulang dengan bilangan yang sama.

Misalnya, jika kita punya 3 kelompok apel, dan setiap kelompok berisi 4 apel, maka total apelnya adalah:
4 apel + 4 apel + 4 apel = 12 apel
Dalam perkalian, ini bisa ditulis sebagai:
3 kelompok × 4 apel per kelompok = 12 apel
Jadi, 3 × 4 = 12.
Tanda ‘×’ adalah simbol perkalian. Angka di depan (3) disebut pengali atau perkalian, dan angka setelahnya (4) disebut dikalikan atau hasil perkalian. Hasil dari perkalian disebut hasil kali.
Sifat penting dari perkalian adalah komutatif, artinya urutan perkalian tidak mengubah hasil. Jadi, 3 × 4 sama dengan 4 × 3.
4 × 3 = 4 + 4 + 4 = 12
Mengapa Perkalian Penting?
Perkalian bukan hanya sekadar angka di buku pelajaran. Kita menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari tanpa kita sadari, lho!
- Berbelanja: Jika satu buku harganya Rp 5.000, dan kamu ingin membeli 3 buku, maka totalnya adalah 3 × Rp 5.000 = Rp 15.000.
- Memasak: Jika satu resep kue membutuhkan 2 telur, dan kamu ingin membuat 5 resep, maka kamu membutuhkan 5 × 2 = 10 telur.
- Menghitung Jarak: Jika kamu berjalan dengan kecepatan 60 meter per menit, dan kamu berjalan selama 10 menit, maka jarak yang kamu tempuh adalah 10 × 60 meter = 600 meter.
- Mengatur Barang: Jika kamu punya 7 kotak pensil, dan setiap kotak berisi 12 pensil, maka total pensilmu adalah 7 × 12 = 84 pensil.
Semakin besar angka yang kita kenal, semakin penting perkalian untuk mempermudah perhitungan.
Perkalian Bilangan Satu Angka dengan Bilangan Dua Angka
Di kelas 4, kita akan mulai bertemu dengan perkalian bilangan satu angka dengan bilangan dua angka. Misalnya, 7 × 15.
Ada beberapa cara untuk menghitungnya:
1. Menggunakan Penjumlahan Berulang:
Ini adalah cara paling mendasar, namun bisa memakan waktu jika angkanya besar.
7 × 15 = 15 + 15 + 15 + 15 + 15 + 15 + 15 = 105
2. Menggunakan Sifat Distributif (Penyebaran):
Cara ini lebih efisien. Kita bisa memecah bilangan dua angka menjadi puluhan dan satuan.
7 × 15 = 7 × (10 + 5)
= (7 × 10) + (7 × 5) (Ini namanya sifat distributif)
= 70 + 35
= 105
3. Menggunakan Metode Perkalian Bersusun Pendek:
Ini adalah metode yang paling sering diajarkan dan digunakan karena sangat praktis untuk bilangan yang lebih besar.
Mari kita coba 7 × 15 menggunakan perkalian bersusun:
15
× 7
-
Langkah 1: Kalikan satuan dari angka yang dikalikan (5) dengan pengali (7).
7 × 5 = 35.
Tulis angka 5 di bawah garis, dan simpan angka 3 (puluhan dari 35) di atas angka puluhan (1) pada bilangan 15.¹3
15
× 75
-
Langkah 2: Kalikan puluhan dari angka yang dikalikan (1) dengan pengali (7), lalu tambahkan dengan angka yang kita simpan (3).
7 × 1 = 7.
Kemudian, tambahkan 7 dengan 3 yang disimpan: 7 + 3 = 10.
Tulis angka 10 di sebelah kiri angka 5.¹3
15
× 7105
Jadi, 7 × 15 = 105.
Contoh Lain:
Hitunglah 9 × 23.
23
× 9
-
Langkah 1: 9 × 3 = 27. Tulis 7, simpan 2.
²
23
× 97
-
Langkah 2: 9 × 2 = 18. Tambahkan dengan 2 yang disimpan: 18 + 2 = 20. Tulis 20.
²
23
× 9207
Jadi, 9 × 23 = 207.
Perkalian Bilangan Dua Angka dengan Bilangan Dua Angka
Nah, di kelas 4, tantangan perkalian kita akan meningkat menjadi perkalian dua angka dengan dua angka. Misalnya, 12 × 23.
Kita akan tetap menggunakan metode perkalian bersusun, tetapi dengan sedikit langkah tambahan.
Mari kita hitung 12 × 23:
23
× 12
-
Langkah 1: Kalikan bilangan dikalikan (23) dengan satuan dari pengali (2).
Ini sama seperti perkalian satu angka dengan dua angka yang sudah kita pelajari.
2 × 3 = 6. Tulis 6 di bawah garis.
2 × 2 = 4. Tulis 4 di sebelah kiri 6.
Hasil sementara pertama adalah 46.23
× 1246 (Ini adalah hasil dari 23 × 2)
-
Langkah 2: Kalikan bilangan dikalikan (23) dengan puluhan dari pengali (1).
Ingat, angka 1 di sini sebenarnya mewakili 10. Jadi, kita akan mengalikan 23 dengan 10.
Karena kita mengalikan dengan puluhan, kita perlu memberi nol (0) di tempat satuan sebelum mulai mengalikan.Tulis 0 di bawah angka 6 pada hasil sementara pertama.
23
× 1246
0 (Ini adalah ‘penjaga’ tempat puluhan)Sekarang, kalikan 23 dengan 1 (yang mewakili 10):
1 × 3 = 3. Tulis 3 di sebelah kiri 0.
1 × 2 = 2. Tulis 2 di sebelah kiri 3.
Hasil sementara kedua adalah 230.23
× 1246
230 (Ini adalah hasil dari 23 × 10) -
Langkah 3: Jumlahkan kedua hasil sementara tersebut.
Jumlahkan 46 dan 230.23
× 1246
-
230
276
Jadi, 12 × 23 = 276.
Contoh Lain:
Hitunglah 34 × 56.
56
× 34
-
Langkah 1: Kalikan 56 dengan 4 (satuan dari 34).
4 × 6 = 24. Tulis 4, simpan 2.
4 × 5 = 20. Tambahkan 2 yang disimpan: 20 + 2 = 22. Tulis 22.
Hasil sementara pertama: 224.56
× 34224
-
Langkah 2: Kalikan 56 dengan 3 (puluhan dari 34). Ingat, beri nol di tempat satuan.
Tulis 0.
3 × 6 = 18. Tulis 8, simpan 1.
3 × 5 = 15. Tambahkan 1 yang disimpan: 15 + 1 = 16. Tulis 16.
Hasil sementara kedua: 1680.56
× 34224
1680 -
Langkah 3: Jumlahkan kedua hasil sementara.
56
× 34224
+16801904
Jadi, 34 × 56 = 1904.
Trik Perkalian Khusus (Opsional tapi Menyenangkan!)
Ada beberapa trik perkalian yang bisa membuat belajar jadi lebih seru.
-
Perkalian dengan 10, 100, 1000:
Jika mengalikan dengan 10, tambahkan satu angka nol di belakang bilangan.
Contoh: 45 × 10 = 450.
Jika mengalikan dengan 100, tambahkan dua angka nol.
Contoh: 7 × 100 = 700.
Jika mengalikan dengan 1000, tambahkan tiga angka nol.
Contoh: 12 × 1000 = 12.000. -
Perkalian dengan 5:
Mengalikan dengan 5 sama dengan membagi bilangan dengan 2, lalu dikalikan 10.
Contoh: 24 × 5.
24 dibagi 2 = 12.
12 dikali 10 = 120.
Jadi, 24 × 5 = 120.Contoh lain: 37 × 5.
37 dibagi 2 = 18,5.
18,5 dikali 10 = 185.
Jadi, 37 × 5 = 185.
Contoh Soal dan Pembahasan
Mari kita latih pemahaman kita dengan beberapa soal!
Soal 1:
Berapakah hasil dari 8 × 25?
Pembahasan:
Kita bisa gunakan metode perkalian bersusun.
25
× 8
40 (8 × 5 = 40, tulis 0, simpan 4)
-
160 (8 × 2 = 16, tambahkan 4 yang disimpan jadi 20, tulis 20)
200
Atau menggunakan trik perkalian dengan 5:
25 dibagi 2 = 12,5
12,5 dikali 10 = 125. Oops, ini trik perkalian bilangan dengan 5, bukan perkalian bilangan yang kelipatan 5.
Mari kita pakai metode distributif atau bersusun yang lebih pasti.
8 × 25 = 8 × (20 + 5)
= (8 × 20) + (8 × 5)
= 160 + 40
= 200
Jawaban: 200
Soal 2:
Sebuah toko buku memiliki 15 rak buku. Setiap rak berisi 12 buku cerita. Berapa jumlah seluruh buku cerita di toko itu?
Pembahasan:
Soal ini meminta kita untuk mencari total jumlah buku jika ada 15 kelompok (rak) yang masing-masing berisi 12 buku. Ini adalah soal perkalian.
Kita perlu menghitung 15 × 12.
15
× 12
30 (2 × 5 = 10, tulis 0, simpan 1. 2 × 1 = 2, tambah 1 jadi 3)
-
150 (1 × 5 = 5. 1 × 1 = 1. Karena 1 adalah puluhan, beri 0 di belakang)
180
Jawaban: 180 buku cerita.
Soal 3:
Hitunglah hasil dari 47 × 63.
Pembahasan:
Kita gunakan perkalian bersusun untuk bilangan dua angka dengan dua angka.
47
× 63
141 (3 × 7 = 21, tulis 1, simpan 2. 3 × 4 = 12, tambah 2 jadi 14)
+2820 (6 × 7 = 42, tulis 2, simpan 4. 6 × 4 = 24, tambah 4 jadi 28. Karena 6 adalah puluhan, beri 0 di belakang)
2961
Jawaban: 2961
Soal 4:
Ayah membeli 9 kantong kelereng. Setiap kantong berisi 35 kelereng. Berapa jumlah seluruh kelereng yang dibeli Ayah?
Pembahasan:
Ini adalah perkalian bilangan satu angka dengan bilangan dua angka.
Kita hitung 9 × 35.
35
× 9
45 (9 × 5 = 45, tulis 5, simpan 4)
+270 (9 × 3 = 27, tambah 4 yang disimpan jadi 31, tulis 31)
315
Jawaban: 315 kelereng.
Soal 5:
Sebuah pabrik memproduksi 125 buah kaos setiap harinya. Berapa jumlah kaos yang diproduksi dalam waktu 10 hari?
Pembahasan:
Soal ini meminta kita mengalikan 125 dengan 10. Mengalikan dengan 10 sangat mudah, tinggal tambahkan angka nol di belakang.
125 × 10 = 1250
Jawaban: 1250 buah kaos.
Latihan Mandiri
Ayo, coba kerjakan soal-soal berikut ini di buku latihanmu!
- 23 × 7 = …
- 150 × 6 = …
- 8 × 42 = …
- 11 × 19 = …
- 27 × 30 = …
- Ibu membeli 5 lusin telur. Berapa jumlah telur seluruhnya? (Ingat, 1 lusin = 12 buah)
- Sebuah mobil dapat menempuh jarak 80 km dalam satu jam. Berapa jarak yang ditempuh mobil tersebut dalam waktu 5 jam?
- Hitunglah 55 × 22.
- Sebuah perpustakaan memiliki 30 rak buku. Setiap rak berisi 25 buku. Berapa jumlah seluruh buku di perpustakaan itu?
- Ayah menanam 12 baris pohon mangga. Setiap baris terdiri dari 18 pohon. Berapa jumlah seluruh pohon mangga yang ditanam Ayah?
Penutup
Perkalian memang sangat penting dan berguna dalam banyak hal. Dengan latihan yang teratur, kalian pasti akan semakin mahir dan percaya diri dalam menyelesaikan soal-soal perkalian. Jangan takut untuk mencoba, bertanya jika bingung, dan terus berlatih. Ingatlah, setiap angka yang kalian kuasai akan membuka pintu ke pemahaman matematika yang lebih luas lagi.
Terus semangat belajar, Adik-adik kelas 4! Dunia matematika menanti kalian untuk dijelajahi!



